
Permasalahan pada komputer bisa membuat kita frustasi, khususnya bila anda tidakmampu mengatasi permasalahan tersebut. Bila komputer yang bermasalah tersebut masih dalam masa garansi, maka dianjurkan untuk menggunakan garansi tersebut. If komputer anda sudah tidak lagi dalam masa garansi, maka anda harus mengeluarkan dana untuk mereparasi komputer tersebut, namun ada beberapa langkah dasar perbaikan komputer yang dapat anda lakukan sebelum membawa komputer tersebut untuk direparasi.
Driver
• Driver adalah sebuah software yang kita muat ke dalam kmputer yang memungkinkan komputer untuk mengenali hardware agar dapat berfungsi denganbaik. Sebuah driver diperlukan untuk semua perangkat tambahan yang terhubung dengan komputer. Bila anda menghubungkan sebuah perangkat tambahan kepada komputer dan komputer tidak mengenali perangkat tersebut, maka anda harus menginstall driver perangkat tersebut yang biasanya disertakan pada kemasan pada saat pembelian sebuah perangkat baru. Anda tinggal memasukkan CD yang disertakan dan mengikuti petunjuk yang tertera dalam layar monitor. Namun bila anda membeli perangkat tersebut tidak dalamkondisi baru anda dapat mencari driver untuk perangkat tersebut di internet.
Kadang-kadang printer atau perangkat eksternal lain yang berfungsi baik selama bertahun-tahun tiba-tiba ngadat. Dalam banyak kasus hal ini dapat disebabkan karena driver yang ada perlu dilakukan update, atau driver yang sudah terpasang mengalami konflik dengan driver atau program lain sehingga perlu diinstall ulang.
Virus
• Banyak permasalahan software yang timbul adalah sebagai akibat virus dari situs internet atau dari attachment yang terdapat dalam email anda. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk memiliki software anti-virus yang selalu dalam kondisi terupdate. Bila anda menjumpai sebuah virus yang terdeteksi oleh anti-virus namun tidak dapat ditangani oelh anti-virus tersebut maka catatlah nama virus tersebut dan cari informasi mengenai virus itu di internet. Kadang-kadang terdapat cara yang cepat dan efisien untuk menangani virus baru yang dapat membantu anda dalam mengatasi masalah tersebut. Dalam beberapa kasus anda perlu melakukan install ulang Operating System untuk menghapus virus. Bila hal ini terjadi, maka sebelum anda melakukan install ulang pastikan anda telah membuat backup untuk semua file anda.
Overheating
• Kadang-kandang komputer akan mengalami overheating yang menyebabkan tidak berfungsinya system. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memeriksa apakah permasalahan yang timbul disebabakan oleh overheating. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah komputer sudah mendapatkan sirkulasi udara yang mencukupi. Bersihkan debu dari lubang ventilasi udara yang terdapat pada bagian depan dan belakang casing, pastikan komputer ditempatkan pada tempat dimana udara dapat bersirkulasi membuang panas yang dihasilkan oleh power supply. Periksa kipas pendingin apakah ada kerusakan atau putarannya terlihat lebih berat dari biasanya. Bila kipas ini tidak berfungsi dengan baik maka segera gantilah kipas pendingin dengan yang baru.
[..]
Tutorial Dasar Reparasi komputer
Memperbaiki laptop yang terkena air

Laptop adalah salah satu perangkat elektronik yang paling berharga yang memungkinkan anda untuk bekerja, bermain dan banyak hal lainnya. Oleh karena itu laptop harus diperlakukan dengan hati-hati. Kadang-kadang laptop yang terkena air mungkin masih bisa menyala tanpa memperlihatkan tanda adanya kerusakan, namun seharusnya laptop yang terkena air jangan dinyalakan apabila anda belum yakin benar bahwa bagian internal atau komponen laptop yang belum benar-beanr kering. Jika anda mencoba untuk menyalakan sebuah laptop yang basah, komponen internal dari sistem akan rusak ketika dialiri arus listrik. Laptop yang terkena air juga dapat menimbulkan kerusakan pada baterai akibat adanya hubungan pendek.
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan bila laptop anda terkena air atau cairan lainnya :
1. Apabila saat terkena air laptop terkoneksi dengan sumbel listrik (PLN) maka segeralah cabut kabel power dan lepaskan baterai laptop segera. Cara melepas baterainya adalah dengan membuka pengunci dan melepaskan baterai sesuai dengan petunjuk yang ada pada bagian belakang laptop. Jangan lupa cabut dulu kabel power dari sumber listrik PLN.
2. Lepaskan semua device yang terhubung dengan laptop dan dengan hati-hati gunakan lap untuk menyeka semua bagian yang terkena air hingga air terserap seluruhnya.
3. Bila laptop anda sudah habis masa garansinya, anda bisa melepaskan komponen-komponen seperti RAM, konektor layar, hard disk dsb. Sebelum anda melakukan hal ini pastikan terlebih dahulu bahwa anda mengetahui informasi cara membongkar komponen dari website laptop anda. Bila anda tidak yakin dapat melakukannya maka jangan sekali-kali melakukan tindakan ini. Keringkan setiap komponen yang basah dengan lap kering atau bisa juga kita mengeringkannya dengan menaruhnya di depan kipas angin dan jangan mengeringkan komponen tersebut di bawah sinar matahari langsung. Anda juga dapat menggunakan pengering rambut dengan setelan panas yang paling rendah. Setelah anda yakin bahwa semua komponen tersebut telah kering maka anda bisa mulai memasangnya kembali. Namun sekali lagi saya ingatkan jika anda tidak yakin dengan langkah ini maka jangan lakukan. Cara sederhana lain adalah simpan laptop pada wadah yang besar dan isilah wadah tersebut dengan beras, karena beras mempunyai kemampuan menyerap air dengan baik. Bila anda masih belum juga yakin dengan langkah ini, lakukan langkah berikutnya.
4. Matikan laptop paling tidak selama 72 jam dengan kondisi baterai tidak terpasang. Sementara itu anda dapat menaruh laptop di depan kipas angin untuk mengeringkannya.
5. Setelah laptop benar-benar kering, anda bisa coba untuk menyalakannya kembali setelah memasang baterai. Bila laptop masih belum menyala juga maka tunggu beberapa hari lagi karena mungkin masih ada sisa cairan di dalam. Bila setelah beberapa hari laptop masih juga belum bisa menyala maka anda harus membawanya ke bengkel komputer.
Tindakan yang cepat sangat diperlukan bila laptop kita terkena air atau cairan lainnya. Walaupun laptop anda masih dalam masa garansi, namun kebanyakan untuk jenis kerusakan ini tidak masuk dalam kategori kerusakan yang digaransi oleh pabrik.
[..]
Tutorial Merakit Komputer - seri 3
1. Install kartu tambahan
Kartu tambahan dibutuhkan bila anda menginginkan untuk menambah Video Card atau Sound card terpisah untuk menghasilkan gambar atau suara dengan kualitas yang lebih baik. Kartu tambahan tersebut akan kita install pada slot PCI yang terdapat pada mother board seperti gambar di bawah. 
Langkah pertama adalah patahkan besi penutup pada casing, cukup mudah untuk mematahkan penutup ini karena memang penutup tersebut dimaksudkan untuk melindungi slot PCI bila tidak digunakan.
Kemudian masukkan kartu tambahan yang akan kita install. Penempatan kartu ini harus lurus dengan antara slot PCI pada motherboard dengan penutup yang telah kita buang tadi.
Saat kartu tambahan tersebut sudah benar-benar lurus tekan kartu tadi ke dalam PCI slot. Beberapa motherboard memerlukan tekanan yang agak kuat agar kartu tersebut bisa masuk dengan baik ke dalam slot PCI.
Pastikan bahwa kartu tersebut bisa masuk dengan sempurna ke dalam PCI slot pada Motherboard.
2. Troubleshooting.
Sekarang anda sudah mempunyai komputer dengan CPU, Power Supply, Hard drive dan drive optic (CD/DVD) dan memory yang terpasang dalam casing.
Pada saat kita menyalakan komputer untuk pertama kalinya maka yang akan tampil hanyalah informasi BIOS karena pada komputer belum terinstall Operating Sistem. Namun informasi BIOS ini dapat memberikan informasi apakah semua komponen telah terpasang dengan benar.
Bila komputer tidak menyala pada saat kita menekan tombol power pada panel casing depan, maka periksa hal-hal sebagai berikut :
• Apakah power supply sudah terhubung dengan sumber listrik, coba dengan stop kontak yang lain. Bila sudah terhubung periksa saklar pada Power Supply apakah sudah pada posisi yang benar.
• Apakah kabel dari power supply yang menyuplai power pada motherboard sudah terpasang dengan baik?
• Periksa apakah tombol power pada casing sudah terhubung dengan pin pada motherboard. Apabila anda salah memasukkan pin tersebut maka tombol power pada casing tidak akan berfungsi. Baca manual dari motherboard untuk memastikan posisi pin tersebut.
Apabila semua hal tersebut sudah anda pastikan bahwa semuanya dalam kondisi yang baik maka kemungkinan kerusakan adalah :
• Power supply rusak
• Saklar pada panel belakang Power supply rusak.
• Ada kerusakan pada motherboard.
Cara paling mudah untuk memastikan kerusakan tersebut adalah dengan mencoba komponen yang lain. Cobalah dengan menggunakan power supply atau motherboard yang lain.
Mudah-mudahan bermanfaat.
Tutorial Merakit Komputer - seri 2
Menyambung tutorial sebelumnya, kali ini kita akan langsung merakit semua kompnen yang sudah kita pilih.
a. Instalasi Prosesor
Ada dua macam prosesor yakni jenis prosesor yang menggunakan soket atau menggunakan slot.
Mungkin sebelumnya anda tidak mempunyai gambaran mengenai perbedaan tersebut namun dengan melihat contoh gambar di bawah anda dapat memahaminya. Namun dalam tutorial kali ini hanya diberikan contoh untuk prosesor dengan soket karena umumnya saat ini prosesor menggunakan soket.
Socket processors:
Prosesor dengan soket berbentuk bujur sangkar dan dilengkapi dengan heat sink (lempeng pendingin)
Slot processors:
Prosesor dengan slot berbentuk persegi panjang dengan salah satu sisi dilengkapi dengan heat sink.Instal processor soket
Untuk menginstall prosesor soket :
1. Angkat tuas pengunci untuk membuka agar anda dapat menyisipkan prosesor ke dalam motherboard.
2. Cocokkan kaki-kaki prosesor dengan soket pada motherboard dan masukkan prosesor dengan hati-hati ke dalam dudukan pada motherboard. Bila anda tidak dapat memasukkannya dengan mulus maka ambil prosesor dan lakukan kembali proses tersebut untuk menghindari bengkoknya kaki prosesor. Gunakan tanda pada salah satu sudut prosesor dan soket dengan benar. Jangan pernah memaksa untuk memasukkan prosesor bila kurang pas, karena seharusnya bila posisinya telah benar maka akan masuk dengan sangat mudah.3. Tekan tuas ke bawah untuk mengunci prosesor tersebut.
4. Pasanglah lempeng pendingin atau heat sink tepat di atas prosesor yang telah terpasang.
5. Bila sudah terpasang dengan benar maka kuncilah heat sink tersebut. Perlu diketahui bahwa sistem pengunci pada heat sink ada beberapa type sehingga mungkin saja pengunci heat sink yang anda punya tidak sama dengan yang diberikan dalam contoh di bawah.
6. Hubungkan konektor kipas pendingin pada heat sink ke dalam soket fan pada motherboard.
b. Install modul memory
1. Carilah tempat dudukan memory pada motherboard anda seperti contoh di bawah. Jumlah soket atau dudukan memory setiap motherboard berbeda, ada yang menyediakan 2 atau 4 buah seperti dalam contoh berikut.
2. Sejajarkan tanda cekungan yang terdapat pada memory dan motherboard, dan tekan memory ke dalamnya. Apabila memory telah masuk dengan sempurna ke dalam dudukan pada motherboard, maka pengunci akan secara otomatis mengunci memory tersebut akan berbunyi klik.3. Ulangi langkah ini untuk menginstall memory yang lain bila anda memiliki memory lebih dari satu.
c. Install motherboard ke dalam casing
d. Install power supply2. Hubungkan kabel power kepada optical drive (CD/DVD).
3. Hubungkan kabel power kepada hard disk drive.e. Menghubungkan kabel power supply
2. Kemudian ada kabel power kedua yang berukuran lebih kecil yang dihubungkan ke dalam motherboard seperti contoh di bawah. Masukkan kabel tersebut hingga terkunci.f. Menghubungkan Konektor Hard Disk
Untuk menghubungkan konektor jenis IDE perhatikan tanda yang terdapat pada kabel dan motherboard. Jangan kuatir salah karena kalau salah penempatan kabel ini tidak akan dapat masuk.
Pasang ujung yang lain ke dalam Hard Disk Drive anda.
g. Menghubungkan kabel casing ke Motherboard
Setelah semua komponen telah terinstall dengan benar ke dalam motherboard maka langkah akhir yakni menghubungkan kabel casing dengan motherboard. Kabel ini adalah untuk menguhubungkan tombol serta lampu indikator pada casing, atau untuk jack headphone dan usb tambahan yang terdapat pada panel depan casing.
•SPK (Speaker) – Untuk speaker kecil pada Casing (bila ada)
•PWR SW (Power switch) – Tombol on/off
•RST SW ( Reset switch) – Tombol Reset system
•PWR LED (Power LED) – Lampu indikator komputer menyala (biasanya hijau)
•SLP LED (Sleep LED) – Indikator system dalam mode suspend (sleep)
•HDD LED (HDD LED) – Indikator aktivitas Hard disk drive (biasanya merah)
Setiap konektor tersebut akan dihubungkan kepada sekumpulan pin yang terdapat dalam motherboard, untuk mengetahui peruntukan pin pada motherboard anda bisa membacanya pada buku panduan motherboard.
Apabila anda telah melakukan semua instalasi komponen di atas dengan benar maka seharusnya komputer tersebut sekarang sudah bisa menyala. Pada posting berikutnya akan saya coba untuk menulis trouble shooting yang biasanya terjadi pada saat kita merakit komputer.
Tutorial Merakit Komputer - seri 1
Dalam postingan beberapa hari yang lalu telah saya tulis pengenalan merakit komputer, tutorial kali ini adalah praktek untuk melakukan hal tersebut. Dalam tutorial ini sengaja saya jadikan beberapa seri karena kalau dijadikan satu maka postingan akan terlalu panjang. Baiklah segera saja kita mulai langkah-langkah dalam merakit komputer sesuai dengan keinginan serta kebutuhan kita sendiri.
1. Persiapan
Pada saat anda mulai memutuskan untuk merakit sendiri komputer anda, maka mulailah dengan pertanyaan-pertanyaan berikut :
•Komputer macam apa yang saya inginkan? (Media Center, Desktop, Server, dsb.)
•Berapa anggaran yang kita punya?
•Apakah anda mempunyai menginginkan sebuah komputer dengan spesifikasi khusus?
•Apakah anda mempunyai pengetahuan tentang Operating System?
•Apakah anda mempunyai peralatan yang akan dibutuhkan?
Apabila anda telah mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut maka hal itu akan kita gunakan sebagai panduan untuk memilih komponen dalam merakit komputer sesuai dengan keinginan anda. Masing-masing pertanyaan di atas akan membantu anda menentukan jenis motherboard, prosesor dan jumlah memori yang akan digunakan. Kemudian juga akan membantu menentukan sistem operasi komputer anda. Microsoft Windows adalah OS yang relatif lebih umum digunakan saat ini namun untuk mendapatkannya diperlukan biaya yang cukup mahal. Jika anda mencoba OS yang gratis (seperti linux) tidak diperlukan biaya namun diperlukan kemampuan yang lebih.
Selanjutnya kita akan berpedoman kepada setiap jawaban dari pertanyaan di atas dalam merakit komputer ini.
2. Tools
Dalam merakit sebuah komputer tentu saja anda akan membutuhkan peralatan yang memadai untuk melaksanakan pekerjaan tersebut. Kebutuhan peralatan yang akan anda pakai seperti contoh dalam gambar di bawah.
3. Komponen
Selanjutnya kita akan memilih komponen yang akan kita gunakan dalam perakitan komputer kita. Urutan komponen diuraikan di bawah sesuai dengan skala prioritasnya. Dari daftar di bawah, 6 komponen pertama adalah wajib sementara sisanya adalah opsional. Di bawah akan diuraikan secara singkat fungsi setiap komponen, untuk menentukan konfigurasi dari komponen komputer anda bisa membaca posting terdahulu disini.
a) Casing Komputer
Komponen ini akan menentukan tampilan dari komputer anda serta berapa banyak komponen yang dapat dimasukkan ke dalamnya. Harus diingat bahwa motherboard juga harus kompatibel dengan casing komputer yang anda pilih. Untuk informasi lebih lengkap anda dapat membaca postingan sebelumnya dengan judul Memilih Casing.
Ada banyak pilihan casing komputer yakni warna, ukuran, jumlah drive bay dsb. Jenis casing sesuai dengan jenis motherboard yang kita pilih antara lain adalah seperti ATX, AT, Nano ITX, Mini-ITX dan Pico-ITX. Jenis-jenis tersebut mempunyai ukuran yang berbeda seperti dalam gambar berikut.
Kebanyakan Motherboard dibuat dengan format ATX karena jenis inilah yang paling banyak digunakan dan merupakan standard. Casing jenis ini berukuran cukup besar sehingga memuat cukup banyak komponen seperti contoh di bawah.
Namun bila anda tidak memerlukan ruang yang luas dalam casing anda bisa memilih casing yang lebih kecil dengan jenis motherboard mini-ITX seperti contoh di bawah.
Untuk informasi tips memilih motherboard dapat anda baca pada postingan sebelumnya atau klik disini.
b) Power Supply
c) Processor
Saat merakit komputer anda perlu memutuskan terlebih dahulu jenis prosesor yang sesuai dengan keinginan anda, apakah AMD atau Intel. Setiap orang punya pendapat berbeda mengenai kelebihan dan kekurangan dari keduanya. Secara umum Intel dikenal lebih mahal dari tipe AMD. Namun itu semua kembali kepada keputusan anda sendiri dalam memilih komponen yang akan menjadi otak komputer ini.
Jika anda sudah memutuskan jenis CPU yang akan anda pakai selanjutnya adalah menentukan kecepatan dari CPU tersebut. Biasanya hal ini tergantung dari anggaran yang kita sediakan. Prosesor Atom yang saat ini banyak digunakan oleh Netbook adalah salah satu alternatif karena selain harganya murah juga berukuran kecil sehingga akan muat dalam motherboard yang kecil.
d) Motherboard
Motherboard juga sering disebut Mainboard jadi jangan menjadi bingung dengan dua istilah tersebut. Komponen inilah yang akan menghubungkan semua komponen anda. Saat anda memilih sebuah motherboard anda harus mempunyai gambaran komponen apa saja yang nantinya akan anda hubungkan. Motherboard ini akan menentukan jumlah maksimum memory yang dapat dipasang, kecepatan prosesor dan jumlah slot yang tersedia.
Contoh Motherboard ATX di atas memiliki 5 slot PCI, 2 konektor IDE dan dua slot untuk Memory (DRAM). Untuk informasi detail dalam memilih motherboard bisa anda baca disini.
Konektor IDE dalam motherboard ini digunakan untuk menghubungkan dengan Hard Disk Drive dengan jenis IDE. Selain itu ada juga tipe konektor terbaru yang menggunakan jenis SATA untuk menghubungkan dengan Hard Drive. Apabila anggaran anda terbatas maka anda bisa memilih Hard Drive jenis IDE yang harganya lebih murah dibandingkan dengan SATA. Banyak Motherboard yang sudah dilengkapi dengan Sound dan Graphic Card yang terintegrasi (on board) sehingga anda tidak perlu membeli lagi kecuali untuk tujuan khusus.
e) RAM (Memory)
Komponen RAM atau sering disebut dengan Memory adalah komponen yang digunakan oleh komputer untuk menjalankan programnya. Semakin besar RAM yang anda miliki maka akan semakin baik kinerja komputer dalam menjalankan program. Apabila memory yang tersedia telah dipergunakan dan komputer masih memerlukan memory maka komputer tersebut akan menggunakan virtual memory dari hard drive yang akan mengakibatkan komputer menjadi lambat. Jadi disarankan untuk memasang Memory dengan kapasitas minimum 1GB untuk memenuhi kebutuhan penggunaan sehari-hari.

f) Hard drive
g) CD/DVD-ROM
Komponen ini adalah drive optic. Optical drive saat in ilebih banyak digunakan daripada floppy drive. Anda bisa menggunakan drive ini untuk mendengarkan musik, menonton video atau untuk melakukan back up data.
Optical drive ini bisa berupa CD-Rom yang hanya dapat digunakan untuk membaca CD or a CD-RW yang dapat membaca serta menulis pada media CD. Jika anda bermaksud menonton film dalam format DVD tentu saja anda harus memasang DVD-ROM. Ada juga jenis combo-drive yang dapat membaca dan menulis dalam CD namun hanya dapat membaca format DVD.
h) Video/Graphics Card
Bila anda tidak terlalu memerlukan kualitas grafis yang baik dan merasa cukup dengan fitur dari motherboard maka anda bisa melewati bagian ini.
Sebuah kartu grafis yang baik akan sangat memberikan kualitas yang berbeda pada tampilan layar monitor. Komponen ini diperlukan saat anda menjalankan aplikasi video editing atau bermain game terbaru yang menuntut kualitas gambar yang baik.
i) Network/Ethernet Card
Hampir semua motherboard saat ini telah dilengkapi dengan komponen ini. Komponen ini berfungsi untuk menghubungkan komputer kita ke dalam suatu network.
j) Sound Card
Seperti halnya Graphic Card, bila anda tidak memerlukan kualitas suara yang tinggi maka akan cukup menggunakan fitur bawaan dari motherboard. Sebaliknya bila anda menginginkan kualitas suara yang baik maka pilihan Sound Card yang terpisah sangat dianjurkan.
k) Monitor

l) Keyboard and Mouse
Komponen ini berfungsi memberikan perintah kepada komputer untuk melakukan proses yang kita inginkan. Ada dua jenis keyboard yakni menggunakan kabel atau tanpa kabel (wireless). Disarankan untuk membeli Keyboard kabel Multimedia dan setidaknya mouse optik untuk kenyamanan pemakaian.
m) Speakers
Beberapa motherboard memiliki chip suara namun chip ini tidak dapat memperdengarkan suara lain kecuali suara system. Contoh suara ini adalah saat timbul error. Untuk dapat mendengarkan musik favorit anda memerlukan speaker eksternal yang banyak tersedia di pasaran dengan variasi harga yang sangat beragam.

Demikian Tutorial seri 1 dan pastikan anda mengikuti lanjutan tutorial ini.


